Page 91 - Media Pembelajaran Berbasis Teknologi
P. 91
dengan berbagai metode pembelajaran. Ketika awal
diterapkannya pembelajaran secara online, sistem ini banyak
dikritik oleh berbagai pihak karena dianggap tidak efektif.
Padahal, pembelajaran online dapat diterapkan secara efektif
dengan kelebihan-kelebihan yang dimilikinya.
Kriteria kritis pembelajaran online adalah proporsi konten
yang disampaikan secara online. Misalnya, Marek et al., (2021)
menyarankan bahwa kursus online adalah kursus di mana
setidaknya 80% konten kursus disampaikan secara online. Dalam
pembelajaran campuran/hibrida, 30% hingga 79% dari konten
kursus disampaikan secara online. Dalam pembelajaran yang
difasilitasi web, 1% hingga 29% dari konten kursus disampaikan
secara online. Semua konten kursus disampaikan secara tertulis
atau lisan untuk pembelajaran tradisional. Literatur dalam
pendidikan jarak jauh menunjukkan bahwa instruktur harus
mempertimbangkan berbagai faktor seperti: (a) interaksi guru-
siswa melalui komunikasi asinkron dan 2 sinkron; (b) pengujian
online; (c) umpan balik; dan (d) akses ke materi pelajaran
(misalnya, dokumen teks dan kuliah PowerPoint) (Dziuban et al.,
2018). Faktor tambahan dalam pembelajaran dan pengajaran
online termasuk desain instruksional, kuliah berbasis CD-ROM
dan masalah teknis.
Memahami manfaat dan elemen penting adalah penting
bagi instruktur online. Pendidikan online konsisten dengan model
konstruktivis di mana siswa bertanggung jawab atas pembelajaran
mereka sendiri. Dengan demikian, instruksi online cenderung
lebih berpusat pada peserta didik daripada instruksi tradisional
(Vallee et al., 2020) . Pembelajar online diharapkan menjadi
pembelajar mandiri yang berperan aktif, mengontrol kecepatan
belajar, dan terlibat dalam pembelajaran interaktif. Dengan kata
lain, dalam pendidikan online, siswa bertanggung jawab untuk
mengikuti tugas membaca dan menyelesaikan tugas tepat waktu.
80

