Page 32 - Bimbingan Klasikal Berlandaskan Falsafah Adil Ka’talino, Bacuramin Ka’saruga, Basengat Ka’jubata
P. 32
Nilainilai tersebut akan melekat sangat kuat pada masyarakat
tertentu dan nilai itu sudah melalui perjalanan waktu yang panjang,
sepanjang keberadaan masyarakat tersebut.
Departemen Sosial RI (Permana et al, 2012) kearifan lokal
diartikan sebagai pandangan hidup dan pengetahuan serta
berbagai strategi kehidupan yang berwujud aktivitas yang dilakukan
oleh masyarakat lokal dalam menjawab berbagai masalah dalam
pemenuhan kebutuhan mereka.
Pendidikan Karakter Berbasis Kearifan Lokal
Menurut Alwasilah (Bhakti,et al, 2018) ‖Ada sejumlah praktik
pendidikan tradisional (etnodidaktik) yang terbukti ampuh. Namun,
sebenarnya secara keseluruhan masyarakat adat yang ada telah
menyelenggarakan pendidikan yang dapat disebut sebagai
pendidikan tradisi, termasuk pendidikan budi pekerti secara baik.
Masyarakat adat yang masih tetap eksis, telah memelihara local
wisdom-nya menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan
sehari-hari dan menjadi dasar bagi solusi terhadap permasalahan
yang terjadi di masyarakatnya.
Menurut Baharuddin dan Wahyuni (Asriati, 2012)
Terintergrasinya muatan keunggulan kearifan lokal pada
pembelajaran akan sesuai dengan lingkungan yang ada dan
dialami oleh siswa. Siswa dengan kondisi yang menyatu dengan
lingkungan akan lebih termotivasi dan cepat memahami
pembelajaran. Sejalan dengan pendapat tersebut. Nurhadi, dkk
(Asriati, 2012) menyatakan bahwa pendidikan karakter berbasis
kearifan lokal merupakan kegiatan pembelajaran yang berupaya
untuk mengaitkan kejaidian atau fakta yang terjadi dilingkungan
siswa, sehingga dapat tercipta proses pembelajaran yang
bermakna.
Bimbingan Klasikal Berlandaskan Falsafah
Adil Ka’Talino, Bacuramin Ka’Saruga, Basengat Ka’Jubata 25