Page 35 - Revitalisasi Fasilitas Bimbingan dan Konseling di Sekolah
P. 35
> Memiliki motif yang tinggi untuk belajar sepanjang hayat.
> Memiliki keterampilan atau teknik belajar yang efektif, seperti
keterampilan membaca buku, mengggunakan kamus, mencatat
pelajaran, dan mempersiapkan diri menghadapi ujian.
> Memiliki keterampilan untuk menetapkan tujuan dan peren-canaan
pendidikan, seperti membuat jadwal belajar, mengerjakan tugas-
tugas, memantapkan diri dalam memper-dalam pelajaran tertentu,
dan berusaha memperoleh informasi tentang berbagai hal dalam
rangka mengem-bangkan wawasan yang lebih luas.
> Memiliki kesiapan mental dan kemampuan untuk menghadapi
ujian.
(3) Tujuan bimbingan dan konseling yang terkait dengan aspek karir
adalah :
> Memiliki pemahaman diri (kemampuan, minat dan kepri-badian)
yang terkait dengan pekerjaan.
> Memiliki pengetahuan mengenai dunia kerja dan informasi karir
yang menunjang kematangan kompetensi karir.
> Memiliki sikap positif terhadap dunia kerja. Dalam arti mau
bekerja dalam bidang pekerjaan apapun, tanpa merasa rendah
diri, asal bermakna bagi dirinya, dan sesuai dengan norma agama.
> Memahami relevansi kompetensi belajar (kemampuan me-nguasai
pelajaran) dengan persyaratan keahlian atau keterampilan bidang
pekerjaan yang menjadi cita-cita karirnya masa depan.
> Memiliki kemampuan untuk membentuk identitas karir, dengan
cara mengenali ciri-ciri pekerjaan, kemampuan (persyaratan)
yang dituntut, lingkungan sosiopsikologis pekerjaan, prospek
kerja, dan kesejahteraan kerja.
28

