Page 33 - Revitalisasi Fasilitas Bimbingan dan Konseling di Sekolah
P. 33

Untuk  mencapai  tujuan-tujuan  tersebut,  mereka  harus  mendapatkan
                  kesempatan  untuk:  (1)  mengenal  dan  memahami  potensi,  kekuatan,  dan

                  tugas-tugas  perkembangannya,  (2)  mengenal  dan  memahami  potensi
                  atau  peluang  yang  ada  di  lingkungannya,  (3)  mengenal  dan  menentukan

                  tujuan  dan  rencana  hidupnya  serta  rencana  pencapaian  tujuan  tersebut,

                  (4)   memahami     dan   mengatasi   kesulitan-kesulitan   sendiri,   (5)
                  menggunakan  kemampuannya  untuk  kepentingan  dirinya,  kepentingan

                  lembaga  tempat  bekerja  dan  masyarakat,  (6)  menyesuaikan  diri  dengan

                  keadaan  dan  tuntutan  dari  lingkungannya;  dan  (7)  mengembangkan
                  segala  potensi  dan kekuatan  yang  dimilikinya  secara optimal.

                     Secara  khusus  bimbingan  dan  konseling  (Sudrajat,  2008)  bertujuan
                  untuk    membantu    konseli   agar   dapat    mencapai    tugas-tugas

                  perkembangannya     yang    meliputi   aspek   pribadi-sosial,   belajar
                  (akademik),  dan karir.

                  (1)  Tujuan  bimbingan  dan  konseling  yang  terkait  dengan  aspek  pribadi-

                      sosial  konseli  adalah:
                     >  Memiliki  komitmen  yang  kuat  dalam  mengamalkan  nilai-nilai

                        keimanan  dan  ketaqwaan  kepada  Tuhan  Yang  Maha  Esa,  baik
                        dalam  kehidupan  pribadi,  keluarga,  pergaulan  dengan  teman

                        sebaya,  sekolah,  tempat  kerja,  maupun  masyarakat  pada

                        umumnya.
                     >  Memiliki  sikap  toleransi  terhadap  umat  beragama  lain,  dengan

                        saling  menghormati  dan  memelihara  hak  dan  kewajibannya
                        masing-masing.

                     >  Memiliki  pemahaman  tentang  irama  kehidupan  yang  bersifat

                        fluktuatif  antara  yang  menyenangkan  (anugrah)  dan  yang  tidak




                                                   26
   28   29   30   31   32   33   34   35   36   37   38