Page 38 - Revitalisasi Fasilitas Bimbingan dan Konseling di Sekolah
P. 38

arah  kerja  (framework)  tersebut  berisi  perencanaan,  tahapan,  rangkaian
                  kegiatan  dan  pelayanan  bimbingan  dan  konseling.  Ketiga,  kegiatan  dan

                  pelayanan   bimbingan   dan   konseling   dikembangkan  berdasarkan
                  kebutuhan  peserta  didik,  sekolah,  masyarakat,  serta  berdasarkan

                  sumber-sumber  yang  dimiliki.  Keempat,  sasaran  program  bimbingan

                  dan konseling  adalah  peserta didik,  dan oang  tua.
                     Bimbingan  dan  konseling  komprehensif  sebagai  sebuah  model

                  penyelenggaraan  program  bimbingan  dan  konseling  komprehensif  di

                  sekolah  telah  terbukti  efektif.  Gysbers,  berdasarkan  studi  yang
                  dilakukannya   mengungkapkan     bahwa    program    bimbingan    dan

                  konseling  komprehensif  memberikan  konstribusi  pada  pencapaian
                  prestasi  akademik  peserta  didik  (Brown  &  Trusty,  2005).  Studi  lain

                  yang  dilakukan  oleh  Yusuf,  Ahman  dan  Juntika  (Furqon  dan
                  Badrujaman,  2014)  mengenai  model  program  bimbingan  dan  konseling

                  komprehensif  di  Bandung  menunjukkan  bahwa  program  bimbingan

                  dan  konseling  komprehensif  efektif  diselenggarakan  pada  tingkat
                  Sekolah  Dasar,  Sekolah  Menengah  Pertama  dan  Sekolah  Menengah

                  Atas, serta Sekolah Menengah  Kejuruan.

                  B. Komponen  Program  Bimbingan  dan Konseling.

                     Selanjutnya  Gysbers  dan  Handerson  (2006)  mengemukakan  terdapat
                  empat  komponen  yang  membentuk  program  bimbingan  dan  konseling

                  komprehensif.  Komponen  tersebut  meliputi:  (1)  pelayanan  dasar,  (2)

                  perencanaan  individual,  (3)  layanan  responsif,  dan  (4)  dukungan
                  sistem.    Keempat  komponen  program  tersebut  digambarkan  sebagai

                  berikut:




                                                   31
   33   34   35   36   37   38   39   40   41   42   43