Page 41 - Revitalisasi Fasilitas Bimbingan dan Konseling di Sekolah
P. 41
tugas perkembangannya (sebagai standar kompetensi kemandirian).
Materi pelayanan dasar dirumuskan dan dikemas atas dasar standar
kompetensi kemandirian antara lain mencakup pengembangan: (a) self-
esteem, (b) motivasi berprestasi, (c) keterampilan pengambilan
keputusan, (d) keterampilan pemecahan masalah, (e) keterampilan
hubungan antar pribadi atau berkomunikasi, (f) penyadaran keragaman
budaya, dan (g) perilaku bertanggung jawab. Hal-hal yang terkait
dengan perkembangan karir mencakup pengembangan: (a) fungsi
agama bagi kehidupan, (b) pemantapan pilihan program studi, (c)
keterampilan kerja profesional, (d) kesiapan pribadi (fisik-psikis,
jasmaniah-rohaniah) dalam menghadapi pekerjaan, (e) perkembangan
dunia kerja, (f) iklim kehidupan dunia kerja, (g) cara melamar
pekerjaan, (h) kasus-kasus kriminalitas, (i) bahayanya perkelahian
masal (tawuran), dan (j) dampak pergaulan bebas (Depdiknas, 2007).
Layanan dasar bimbingan ini dapat berisi layanan bimbingan belajar,
bimbingan sosial, bimbingan pribadi dan bimbingan karir. Keempat
jenis layanan bimbingan tersebut adalah :
Pertama, layanan bimbingan belajar merupakan jenis bimbingan
yang penting diberikan kepada peserta didik. Pengalaman menunjukkan
kegagalan yang dialami peserta didik tidak semuanya disebabkan oleh
rendahnya kemampuan. Tetapi kegagalan itu disebabkan karena mereka
kurang memiliki keterampilan belajar dan kurang memperoleh
pendidikan yang tepat.
Kedua, layanan bimbingan sosial perlu diberikan kepada peserta
didik. Hal ini disebabkan karena proses pendidikan di SMA merupakan
usaha mempersiapkan peserta didik sebagai tenaga terdidik dan
profesional. Dalam proses pendidikan peserta didik dihadapkan pada
34

