Page 45 - Revitalisasi Fasilitas Bimbingan dan Konseling di Sekolah
P. 45

(2) Pelayanan Responsif
                     Layanan  responsif  ialah  layanan  bimbingan  dan  konseling  yang

                  bersifat  responsif,  yaitu  membantu  peserta  didik  dalam  mengatasi
                  masalah-masalah  yang  memerlukan  bantuan  dengan  segera.  Tujuan

                  pelayanan  ini  adalah  membantu  konseli  agar  dapat  memenuhi

                  kebutuhannya  dan  memecahkan  masalah  yang  dialaminya  atau
                  membantu  konseli  yang  mengalami  hambatan,  kegagalan  dalam

                  mencapai  tugas-tugas  perkembangannya.  Tujuan  pelayanan  ini  juga

                  sebagai   upaya   mengintervensi   masalah-masalah   atau   kepedulian
                  pribadi  konseli  yang  muncul  segera  dan  dirasakan  saat  itu,  baik  yang

                  berkenaan  dengan  masalah  sosial-pribadi,  karier,  dan  atau  masalah
                  pengembangan  pendidikan.  Layanan  ini  lebih  bersifat  preventif  atau

                  mungkin  kuratif.  Strategi  yang  digunakan  adalah  konseling  individual,
                  konseling  kelompok,  dan  konsultasi  (Nurihsan,  2012).  Ketiga  jenis

                  layanan  tersebut yaitu:

                     Pertama,  konseling  individual  merupakan  layanan  khusus  dalam
                  bentuk  hubungan  langsung  tatap  muka  antara  konselor  dan  konseli.

                  Konseling  individual  mempunyai  makna  spesifik  dalam  arti  pertemuan
                  konselor  dengan  klien  secara  individual,  dimana  terjadi  hubungan

                  konseling  yang  bernuansa  rapport,  dan  konselor  berupaya  memberikan

                  bantuan  untuk  mengembangkan  pribadi  klien  serta  klien  dapat
                  mengantisipasi  masalah-masalah  yang  dihadapinya  (Willis,  2004).

                     Tujuan  konseling  individual  adalah  mengupayakan  pemecahan
                  masalah  konseli  dengan  kekuatan  konseli  sendiri.  Konseling  dipandang

                  sebagai  layanan  yang  paling  utama  dalam  kegiatan  bimbingan  bahkan

                  dapat  dikatakan  bahwa  konseling  merupakan  jantung  hati  pelayanan
                  bimbingan  dan konseling  secara menyeluruh.


                                                   38
   40   41   42   43   44   45   46   47   48   49   50