Page 47 - Revitalisasi Fasilitas Bimbingan dan Konseling di Sekolah
P. 47

kelompok  dan  anggota  kelompok  dengan  konselor.  Konseling
                  kelompok,  juga  berorientasi  pada  perkembangan  individu  dan  berusaha

                  untuk  menemukan  kekuatan-kekuatan  yang  bersumber  pada  diri
                  sendiri.  Klien-klien  konseling  kelompok  mungkin  mengalami  krisis  dan

                  konflik-konflik  yang  bersifat  temporer  dan  berusaha  untuk  merubah

                  perilaku  menyalahkan  diri  (Rusmana,  2009).
                     Tujuan   utama    konseling   kelompok    adalah   mengembangkan

                  hubungan  relationship  peserta  didik,  membantu  pencarian  identitas,  dan

                  memberi  kesempatan  kepada  peserta  didik  untuk  memeriksa  atau
                  menguji  perasaan  dan  sikapnya  bersama  anggota  kelompok  lainnya,

                  membantu  peserta  didik  belajar  lebih  banyak  dalam  suasana  alamiah,
                  mengurangi  sikap  defensif,  terbuka  kesempatan  mengungkapkan

                  perasaan,  serta  meningkatkan  kemampuan  untuk  santai  (Prayitno  dan
                  Amti,   2014).   Konseling   kelompok    lebih  mengutamakan  pada

                  pengembangan  pribadi  yang  disediakan  bagi  individu  yang  mempunyai

                  masalah  terutama  yang  berkaitan  dengan  masalah  kesulitan  melakukan
                  hubungan  interpersonal  atau masalah  sosial  lainnya.

                     Konseli  dapat  belajar  tentang  dirinya  dalam  hubungannya  dengan
                  orang  lain  serta  dapat  belajar  untuk  memecahkan  masalah  berdasarkan

                  masukan  dari  anggota  lainnya.  Kelebihan  dari  konseling  kelompok

                  bukan  saja  dalam  aspek  efisiensi,  tetapi  juga  mempunyai  daya  tarik
                  akibat  adanya  dinamika  perubahan  yang  terjadi  dalam  kelompok  ketika

                  layanan  itu  terjadi.  Interaksi  antar  individu  dalam  kelompok  merupakan
                  sesuatu  yang  unik  dan tidak dijumpai  dalam  konseling  individual.

                     Larrabee  &  Terres  (1984)  meramalkan  bahwa  pada  tahu  2004

                  layanan  konseling  kelompok  mendominasi  segenap  upaya  pelayanan
                  bimbingan  konseling.  Pada  waktu  itu  dunia  dan  masyarakat  sudah


                                                   40
   42   43   44   45   46   47   48   49   50   51   52