Page 52 - Revitalisasi Fasilitas Bimbingan dan Konseling di Sekolah
P. 52
perencanaan dan aktualisasi pribadi-sosial, pendidikan, karier, dan
perkembangan bursa kerja dengan melibatkan peserta didik, dan orang
tua peserta didik. Ketiga, penempatan merupakan salah satu layanan
bimbingan dan konseling yang membantu individu memilih kegiatan
yang sesuai dengan kemampuan, bakat, dan cita-citanya. Kegiatan
penempatan dapat dilakukan pada saat peserta didik masih dalam studi
maupun setelah menyelesaikan studi. Salah satu layanan penempatan
yaitu membantu peserta didik dalam proses transisi atau peralihan dari
SMA ke SMA atau ketika ingin memasuki dunia kerja dengan memberi
pendidikan ketrampilan atau pelatihan penunjang karier (Gysbers dan
Henderson, 2006).
Dengan demikian, melalui pelayanan perencanaan individual,
konseli diharapkan dapat: (a) mempersiapkan diri untuk mengikuti
pendidikan lanjutan, merencanakan karier, dan mengembangkan
kemampuan sosial-pribadi, yang didasarkan atas pengetahuan akan
dirinya, informasi tentang pendidikan, dunia kerja, dan masyarakatnya,
(b) menganalisis kekuatan dan kelemahan dirinya dalam rangka
pencapaian tujuannya, (c) mengukur tingkat pencapaian tujuan dirinya,
(d) mengambil keputusan yang merefleksikan perencanan dirinya
(Depdiknas, 2007).
(4) Dukungan Sistem
Dukungan sistem merupakan komponen program bimbingan dan
konseling yang bertujuan untuk meningkatkan keefektifan pelaksanaan
program bimbingan dan keefektifan program pendidikan. Dukungan
sistem ini merupakan komponen pelayanan dan kegiatan manajemen,
tata kerja, infrastruktur (misalnya tekonologi informasi dan
komunikasi), dan mengembangan kemampuan profesional konselor
45

