Page 59 - Revitalisasi Fasilitas Bimbingan dan Konseling di Sekolah
P. 59
Oleh karena itu, agar dapat berjalan dengan baik dan lancar sehingga
efektif dalam pelaksanaan bimbingan dan konseling di sekolah, maka
menjadi tanggung jawab bersama antara personel sekolah,
yaitu kepala sekolah, guru, konselor, dan pengawas.
(https://fitriariastuti.weebly.com/layanan-layanan-bimbinga
konseling.html).
B. Jenis-Jenis Pelayanan Bimbingan dan Konseling
Jenis-jenis layanan pada dasarnya merupakan operasionalisasi dari
konsep bimbingan dan konseling dalam rangka memenuhi berbagai
azas, prinsip, fungsi dan tujuan dari bimbingan dan konseling itu
sendiri. Dalam perspektif kebijakan pendidikan nasional saat ini
terdapat tujuh jenis layanan. Namun sangat mungkin ke depannya akan
semakin berkembang, baik dalam jenis layanan maupun kegiatan
pendukung. Para ahli bimbingan di Indonesia saat ini sudah mulai
meluncurkan dua jenis layanan baru yaitu layanan konsultasi dan
layanan mediasi. Namun, kedua jenis layanan ini belum dijadikan
sebagai kebijakan formal dalam sistem pendidikan di sekolah. Untuk
lebih jelasnya, di bawah ini diuraikan ketujuh jenis layanan bimbingan
dan konseling yang saat ini diterapkan dalam pendidikan nasional.
Dalam menjalani proses bimbingan dan konseling beberapa hal yang
perlu ditekankan yaitu berupa: pengenalan, pemahaman, peneraman,
pengarahan, dan penyesuaian diri agar dalam prosesnya dapat berjalan
dengan lancar dan optimal. Bentuk oprasional dari layanan bimbingan
dan konseling yang dapat diterapkan menurut Sudrajat (2008), Sukardi
(2008), Tohirin (2012), Prayitno dan Amti (2015), dan Ahmad (2016)
adalah sebagai berikut:
52

