Page 292 - Menelisik Pemikiran Islam
P. 292
ke usaha memahami makna wujudnya Tuhan itu bagi
manusia, kemudian dikembangkan menjadi dalil-dalil dan
argumen-argumen untuk mendukung kebenaran agama.
Seperti ditegaskan oleh Ibn Rusyd dalam Fashl al-Maqal,
kegiatan berfalsafah adalah benar-benar pelaksanaan
perintah Allah dalam Kitab Suci. Maka, kata Ibn Rusyd,
falsafah dan agama atau syari'ah adalah dua saudara
kandung, sehingga merupakan suatu kezaliman besar jika
antara keduanya dipisahkan. Hanya memang, kata Ibn
Rusyd lagi, terdapat halangan agama yang karena ketidak-
tahuannya memusuhi falsafah, dan terhadap kalangan
falsafah yang juga karena ketidak-tahuannya memusuhi
syari'ah. Ibn Rusyd sendiri adalah seorang failasuf yang
amat mendalami syari'ah.
D. Universalisme Islam dan Kosmopolitanisme
Peradaban Islam
Universalisme Islam menampakkan diri dalam berbagai
manifestasi penting dan yang terbaik adalah dalam ajaran-
ajarannya. Rangkaian ajaran yang meliputi berbagai bidang,
seperti hukum agama (fiqh), keimanan (tawhid), etika
(akhlaq, seringkali disempitkan oleh masyarakat hingga
menjadi hanya kesusilaan belaka) dan sikap hidup,
menampilkan kepedulian yang sangat besar kepada unsur-
unsur utama dari kemanusiaan (al-insaniyyah). Prinsip-
prinsip seperti persamaan derajat dimuka hukum,
perlindungan warga masyarakat dari kedlaliman dan
kesewenang-wenangan, penjagaan hak-hak mereka yang
lemah dan menderita kekurangan dan pembatasan atas
wewenang para pemegang kekuasaan, semuanya jelas
menunjukkan kepedulian di atas.
Menelisik Pemikiran Islam | 285

