Page 290 - Menelisik Pemikiran Islam
P. 290

dalam ilmu kalam orisinalitas kaum Muslim tampak nyata.
               Seperti dikatakan William Lane Craig,
                   (...argumen kalam sebagai bukti adanya Tuhan berasal
                   dari  dalam  pikiran  para  teolog  Arab  zaman
                   pertengahan,  yang  menyusup  ke  Barat,  di  mana  ia
                   menjadi  pusat  kontroversi  yang  diperdebatkan  secara
                   hangat.  Pemikir-pemikir  dari  dua  pihak  berhadapan
                   satu  sama  lain:  al-Ghazali  lawan  Ibn  Rusyd,  Saadia
                   lawan Musa ibn Maymun, Bonaventura lawan Aquinas.
                   Persoalan pokok dalam seluruh debat itu ialah apakah
                   rentetan  zaman  dari  kejadian  masa  lampau  itu  dapat
                   secara aktual tak terbatas).

                   Ilmu  kalam  adalah  unik  dalam  pemikiran  umat
               manusia.  Ia  merupakan  sumbangan  Islam  dalam  dunia
               kefilsafatan  yang  paling  orisinil.  Argumen-argumen  yang
               dikembangkan  dalam  ilmu  kalam  menerobos  dunia
               pemikiran Barat, sebagaimana banyak pikiran-pikiran Islam
               yang  lain,  meskipun  hanya  sedikit  dari  orang-orang  Barat
               yang   mengakuinya.   Berkenaan    dengan   ini,   Craig
               mengatakan lebih lanjut:
                    (Para pemikir Yahudi berpartisipasi sepenuhnya dalam
                   kehidupan  intelektual  masyarakat  Muslim,  banyak  di
                   antara  mereka  yang  menulis  dalam  Bahasa  Arab  dan
                   menterjemahkan  karya-karya  Arab  ke  dalam  Bahasa
                   Ibrani.  Dan  orang-orang  Kristen  kemudian  membaca
                   dan menterjemahkan karya-karya para pemikir Yahudi
                   itu. Argumen kalam bagi permulaan adanya alam raya
                   menjadi perdebatan yang panas, karena ditentang oleh
                   Aquinas  namun  digunakan  dan  didukung  oleh
                   Bonaventure. Argumen falsafah dari wujud pasti (wajib)
                   dan wujud mungkin (mumkin) banyak digunakan dalam


                                             Menelisik Pemikiran Islam | 283
   285   286   287   288   289   290   291   292   293   294   295