Page 296 - Menelisik Pemikiran Islam
P. 296

pandangan hidupnya sendiri, dan untuk menguji garis batas
               kebenaran  keyakinan.  Padahal  upaya  melakukan  uji  coba
               seperti  itulah  yang  akan  menajamkan  kebenaran  masing-
               masing  keyakinan  pandangan  maupun  pemahaman.  Islam
               memberikan     kebebasan   untuk    melakukan    upaya
               perbandingan  antara  berbagai  keyakinan,  termasuk
               keimanan  kita,  dan  dalam  proses  itu  membuktikan
               keampuhan     konsep   keimanan    sendiri.   Disamping
               kebenaran yang dapat diraih melalui pengalaman esoteris,
               Islam juga memberikan peluang bagi pencapaian kebenaran
               melalu proses dialektis. Justru proses dialektis inilah yang
               memerlukan  derajat  toleransi  sangat  tinggi  dari  pemeluk
               suatu keyakinan, dan Islam memberikan wadah untuk itu,
               yaitu  lingkungan  kemasyrakatan  terkecil  yang  bernama
               keluarga.  Di  lingkungan  sangat  kecil  itulah  individu  dapat
               mengembangkan     pilihan-pilihannya   tanpa   gangguan,
               sementara  kohesi  sosial  masih  terjaga  karena  keluarga
               berfungsi  mengintegrasikan  warganya  secara  umum  ke
               dalam unit kemasyarakatan yang lebih besar.
                   Jaminan dasar akan keselamatan harta-benda (al-milk,
               property) merupakan sarana bagi berkembangnya hak-hak
               individu  secara  wajar  dan  proporsional,  dalam  kaitannya
               dengan  hak-hak  masyarakat  atas  individu.  Masyarakat
               dapat    menentukan     kewajiban-kewajibannya    yang
               diinginkan  secara  kolektif  atas  masing-masing  individu
               warga  masyarakat.  Tetapi  penetapan  kewajiban  itu  ada
               batas terjauhnya, dan warga masyarakat secara perorangan
               tidak  dapat  dikenakan  kewajiban  untuk  masyarakat  lebih
               dari  batas-batas  tersebut.  Batas  paling  praktis,  dan  paling
               nyata  jika  dilihat  dari  perkembangan  Sosialisme  dan
               terutama  Marxisme-Leninisme  saat  ini,  adalah  pemilikan
               harta-benda  oleh  individu.  Dengan  hak  itulah  warga


                                             Menelisik Pemikiran Islam | 289
   291   292   293   294   295   296   297   298   299   300   301