Page 142 - Bimbingan Karir Paradigma, Dimensi, dan Problematika Perencanaan Karir
P. 142
around you”. Dengan demikian, langkah awal yang terpenting
adalah mengakui bahwa kompetensi menyangkut semua hal
yang ada disekitar kita.
Menurut James C. Coleman dalam bukunya Psychology
ang Effective Behavior menegaskan bahwa kompetensi secara
umum menyentuh empat hal pokok yakni: (1) Kompetensi
fisik (physical competencies), (2) Kompetensi intelektual
(intellectual competencies), (3) Kompetensi emosi (emotional
competencies), (4) Kompetensi sosial (social competencies).
(Coleman, 1969: 9)
Spencer menjelaskan lebih rinci, kompetensi menurutnya
adalah “an underlying characteristic of an individual that
is causally related to criterion-referenced effective and/or
superior performance in a job or situation”. Sejalan dengan
pendapat di atas, Spencer mengakui bahwa kompetensilah
yang mendasari relasi yang saling membutuhkan dan referensi
patokan yang efektif bagi prestasi seorang pemimpin dalam
pekerjaan.
Lebih jauh Spencer menjelaskan bahwa underlying
characteristic yang dimaksud adalah bagian terdalam dari
seseorang yang baik dan bersifat tetap sebagai bagian dari
kepribadiannya yang dapat meramalkan dari perilaku tersebut
didalam berbagai situasi yang luas dan tugas dalam pekerjaan.
Sedangkan causally related berarti kompetensi seseorang
menjadi penyebab relasi dengan yang lainnya karena dari
kompetensi yang dimilikinya dapat menjadi ramalan perilaku
dan prestasi yang dapat dijangkaunya. Criterion-referenced
berarti bahwa kompetensi benar-benar dapat meramalkan
seseorang dalam hal tertentu bisa baik atau tidak baik.
Dan dapat menjadi ukuran dalam menentukan patokan
yang bersifat khusus. Contoh kriteria seorang konselor
yang menangani konseli penyalahgunaan obat terlarang
akan berbeda dengan kriteria seorang polisi pemberantas
NARKOBA.
Paradigma, Dimensi, dan Problematika Perencanaan Karir 129

