Page 159 - Bimbingan Karir Paradigma, Dimensi, dan Problematika Perencanaan Karir
P. 159

mengalami  keragu-raguan,  sering  merasa tidak  dapat
            memutuskan karir apa yang mereka inginkan untuk diperoleh.
            Keragu-raguan  karir banyak terjadi dan seringkali  dialami
            sebagai beban yang  berhubungan  dengan  perasaan  cemas
            dan rendahnya self-esteem/harga diri (Betz & Serling, 1993).
            Umumnya orang menemukan kesulitan untuk menggunakan
            strategi rasio  ketika membuat  keputusan  (e.g., Anderson,
            2003).  Lebih jauh  mereka  kadang-kadang  tidak  bahagia
            dengan keputusan akhir yang dibuatnya.

                Dengan mengkaji berbagai referensi tentang pengambilan
            keputusan, John Goyder, (2009) mengemukakan bahwa: para
            peneliti  (Singh & Greenhaus, 2004;  Spicer & Sadler-Smith,
            2005)  telah  mengidentifikasi  perbedaan  individu  dalam
            perilaku membuat keputusan, dan telah menemukan lima gaya
            pengambilan keputusan: (a) pendekatan logis dan terstruktur
            untuk gaya pengambilan keputusan rasional, (b) percaya pada
            feeling dan gaya impresi intuitif, (c) percaya pada dukungan
            dari gaya orang lain, (d) menghindari atau menunda membuat
            keputusan,  gaya menghindar, (e)  membuat  keputusan  yang
            impulsif, gaya spontan.
                Gaya  pengambilan  keputusan  mana  yang  akan  diambil
            seseorang tergantung  pada keadaan dan keputusan  yang
            dibuat, meskipun  gaya rasional telah diyakini baik  dan
            menguntungkan  dalam  mengambil  keputusan  ((Singh &
            Greenhaus, 2004), strategi pengambilan keputusan ini tidak
            selalu jadi pilihan. Singh and Greenhaus (2004) menemukan
            bahwa strategi rasional  penting  untuk  menemukan
            satu pekerjaan yang mapan,  tetapi seringkali strategi
            ini digabungkan  dengan  pembuatan  keputusan  intuitif.
            Orang  yang meyakini kedua strategi ini ternyata  memiliki
            kesadaran yang lebih tinggi tentang diri dan lingkungan yang
            membantunya membuat keputusan yang lebih baik.



                Dalam bimbingan karir perlu dibangun kesadaran untuk

             146  Bimbingan Karir
   154   155   156   157   158   159   160   161   162   163   164