Page 156 - Bimbingan Karir Paradigma, Dimensi, dan Problematika Perencanaan Karir
P. 156

diminati, serta nilai-nilai pribadi yang didasari oleh nilai
                    religi dan nilai-nilai kehidupan yang benar), mencermati
                    berbagai perubahan  dan tuntutan  yang  berkembang
                    pada karir yang dicita-citakannya, memahami keadaan
                    dirinya, dan mempersiapkan diri  dengan berbagai
                    kompetensi yang dituntut oleh dunia karir yang dicita-
                    citakannya. Di sisi lain ia memiliki-alternatif-alternatif
                    untuk mengaktualisasikan dirinya. Profil siswa seperti
                    inilah  yang  seharusnya  dihasilkan  melalui  bimbingan
                    karir, dan  membutuhkan  penguatan  dalam  proses
                    bimbingan karir. Siswa-siswa seperti  ini  tidak terlalu
                    membutuhkan bimbingan intensif,  tapi lebih banyak
                    difasilitasi saja dengan berbagai informasi, dan dibantu
                    memilih dan menyeleksi informasi. Fungsi bimbingan
                    adalah penyaluran, penyesuaian dan pemeliharaan.
                2.  Siswa yang perencanaan karir masih berubah-ubah dan
                    banyak dilalaikan oleh penggunaan produk teknologi.
                    Siswa seperti  ini belum  memiliki cita-cita  karir  yang
                    jelas, ia belajar  di  sekolah dan memilih sekolah lebih
                    banyak karena faktor luar, sering mudah dipengaruhi,
                    dan tidak begitu memahami dunia karir dan tuntutannya.
                    Menempuh  pendidikan  untuk  memperoleh ijazah,
                    belum  berorientasi  pada  kompetensi. Kadang  serius
                    mempersiapkan diri  dengan belajar  kadang tergoda
                    untuk menghabiskan waktu bersenang-senang dengan
                    berbagai tawaran produk teknologi.  Siswa kategori
                    ini memerlukan layanan  bimbingan  karir yang  lebih
                    intensif  khususnya dalam merencanakan karir, dan
                    mengambil  keputusan  karir. Mereka memerlukan
                    bantuan  menemukan  bakat  dan minatnya,  dibantu
                    mengembangkan kompetensi  emosional, sosial, dan
                    spiritualnya, disamping pengembangan kompetensi
                    kognitif dan fisik. Siswa ini perlu dibantu menumbuhkan

                         Paradigma, Dimensi, dan Problematika Perencanaan Karir  143
   151   152   153   154   155   156   157   158   159   160   161