Page 162 - Bimbingan Karir Paradigma, Dimensi, dan Problematika Perencanaan Karir
P. 162
kompetensi pada siswa dan secara lebih khusus
konsen pada pengembangan kompetensi soft skill
siswa (memiliki kejujuran, disiplin, bertanggung jawab,
mampu bekerjasama, punya idealisme/dan nilai-nilai
pribadi yang kuat sesuai stándar religius dan moral).
Misalnya aneka kegiatan kerja kelompok, outbond,
pramuka, simulasi, seminar, diskusi, kerja kelompok,
karyawisata, sosiodrama dan sebagainya.
5. Menyelenggarakan konseling karir dalam mmembantu
siswa membuat keputusan karir. Menurut Drummond
& Ryan (1995) konseling karir dan perkembangannya
merupakan proses dimana kegiatan, strategi dan
intervensi digunakan untuk membantu konseli dalam
eksplorasi karir, perencanaan dan pengambilan
keputusan karir dalam proses belajar pada lingkup
sekolah dan atau dalam proses kerja. Untuk menghadapi
tren dan isu di abad 21 ini menurut Ryan peran dan
strategi konselor karir tidak hanya berorientasi pada
potensi konseli tetapi juga berorientasi pada kondisi
globalisasi.
6. Mampu menilai kemajuan yang diperoleh siswa melalui
bimbingan karir yang dilakukannya, dan akuntabitasnya
kinerjanya dapat diukur.
C. Penutup
Berdasarkan pembahasan di atas dapat ditarik beberapa
kesimpulan:
1. Globalisasi berdampak pada seluruh kehidupan,
termasuk pada dunia karir dan perencanaan karir.
2. Persaingan global menuntut individu mampu
berkompetisi untuk memperoleh peluang karir yang
layak
3. Perlu perubahan paradigma dalam bimbingan karir,
Paradigma, Dimensi, dan Problematika Perencanaan Karir 149

