Page 165 - Bimbingan Karir Paradigma, Dimensi, dan Problematika Perencanaan Karir
P. 165
perkembangan tersebut adalah peserta didik harus mampu
memahami, mengenali, dan memiliki wawasan perencanaan
dan pengembangan karir di masa depan.
Aspek wawasan perencanaan dan
pengembangan karir yang dibutuhkan oleh peserta
didik mempunyai sub-sub aspek diantaranya; teori-teori
perkembangan karir, konflik-konflik perkembangan karir
dan pekerjaan termasuk di dalamnya konflik karir-pekerjaan
dengan keluarga. Pemenuhan kebutuhan aspek-aspek dan
sub-sub aspek berkenaan dengan wawasan perencanaan
dan pengembangan karir mereka harapkan konselor akan
membawa kesuksesan dalam pemilihan, dan pengambilan
keputusan dalam perencanaan karir yang tepat sesuai dengan
potensi pribadi, akademik, peluang dunia kerja dan soaial
kemasyarakatan secara optimal untuk mencapai kemandirian
dan kehidupan efektif sehari-hari.
1. Arah Kesuksesan Peserta Didik.
Melalui layanan bimbingan dan konseling peserta didik
memperoleh layanan untuk mencapai kesuksesannya, yaitu
sukses akademik, dan nantinya dapat mengembangkan karir
dan kehidupan yang cukup baik dengan kata lain peserta didik
mencapai tri sukses yaitu sukses akademik, sukses persiapan
karir dan sukses sosial kemasyarakatan (Alizamar, 2009;2-3).
Sukses akademik peserta didik dituntuk untuk
mencurahkan perhatian sepenuhnya terhadap kegiatan
belajar dan mengajar, sehinga keberhasilan secara optimal
dapat dapat diiluti, nilai-nilai yang tinggi dan tidak mengalami
kegagalan (tinggal kelas) lulus sesuai dengan waktu belajar
dan peraturan yang berlaku. Sukses persiapan karir peserta
didik diarahkan dan menentukan pilihan rencana karir
dan pengembangan karir dalam kejuruan tertentu melalui
pilihan jurusan, pendidikan lanjutan maupun memasuki
dunia kerja. Sukses sosial kemasyarakatan selama masa studi
dan juga setelah lulus nanti peserta didik selalu berada di
152 Bimbingan Karir

