Page 167 - Bimbingan Karir Paradigma, Dimensi, dan Problematika Perencanaan Karir
P. 167
bermakna bagi dirinya dan lingkungan dalam menyusun suatu
perencanaan karir teermasuk sekolah lanjutan dan pekerjaan
di masa mendatang. Dengan demikian tidak terbatas pada
penggunaan buku paket bimbingan karir yang telah disiapkan
oleh pemerintah.
Konflik-konflik karir-pekerjaan dan keluarga secara jelas
terimplisit di dalam materi-materi di atas, dan hal tersebut
sangat dimungkinkan disampaikan untuk dipahami oleh
peserta didik apabila konselor benar-benar mengharapkan
kesuksesan peserta didik dalam merencanakan karir-
pekerjaan di masa mendatang. Dengan memahami konflik
tersebut peserta didik akan lebih terampil mengembangkan
diri dengan mempertimbangkan berbagai konflik di atas
dalam mengambil keputusan terhadap perencanaan karirnya.
B. Konflik Karir-Pekerjaan dan Keluarga Merupakan
Wawasan dan Persiapan Karir
1. Konfik Karir-Pekerjaan dan Keluarga
Manusia memiliki dua kehidupan yaitu kehidupan pribadi
dan kehidupan dalam hubungannya dengan manusia lainnya.
Pola hubungan yang satu dengan yang lain dipengaruhi oleh
banyak faktor misal teknologi, transportasi dan perkembangan
penduduk.
Kehidupan saat ini sering memunculkan persoalan-
persoalan psikologis bagi semua orang termasuk peserta
didik di sekolah. Bagi mereka yang terkena persoalan harus
kepada siapakah mengadu, sementara para orang tua, saudar
dan family disibukan oleh pekerjaannya sendiri. Layanan
profesional memang ada, tetapi harus diimbangi dengan
bayaran yang mungkin dapat menjengkelkan, disamping
anggapan bahwa yang berkonsultasi adalah mereka yang
dirundung banyak bermasalah dimata orang lain. Konselor
sekolah adalah sebagai orang yang tepat dapat membantu
kondisi siswa yang termasuk kelompok ini terutama sebagai
tindakan preventif, dan pengembangan.
154 Bimbingan Karir

