Page 172 - Bimbingan Karir Paradigma, Dimensi, dan Problematika Perencanaan Karir
P. 172
Persepektif psikologi kerja mengakui bahwa menempati
tempat yang signifikan dalam kehidupan manusia dan
pengalaman kerja adalah relative konstan dalam kehidupan
kita. Dengan demikian ia menyatukan kehidupan manusia
melintasi waktu dan budaya. Kerja meliputi usaha, aktifitas
dan energy dalam memeberikan tugas dan menymbang
keseluruhan kesejahteraan ekonomi dan social dalam
kebudayaan. Kerja tidak dibatasi dengan hanya upah bagi
pekerja. Karena itu persepektif psikologi kerja mencari
kerangka kerja untuk mengembangkan model inklusif dalam
praktik konseling/psikoterapi yang dapat menyediakan
pelayanan bagi orang untuk menyadari banyak pilihan dalam
kehidupan dan mereka dapat mencari pengetahuan baru yang
dapat menginformasikan kepada public untuk pendidikan,
latihan , kebijakan dan masalah-masalah lainnya.
Persepektif psikologi menganjurkan pemahaman individu
terhadap dunia kerja yang merupakan konstruksi sosial dan
kultural. Ini berarti pengalaman kerja pada manusia melintasi
dunia berbeda tergantung dari konteks sosial, politik, ekonomi
dan kebudayaan.
C. Strategi Konselor dalam Mengelola Konflik-konflik Karir-
Pekerjaan dan Keluarga
Dalam artikel tentang teori-teori perkembangan karir
dan konflik pekerjaan-keluarga Robecca Slan-Jerusalim dan
Charles. P. Chen (2009) menggunakan beberapa konsep utama
dari Super’s (1990) yakni pendekatan lingkungan hidup dari
teori karir dan teori sosial (SCCT: Lent, Bron, & Hacket, 2002)
dengan menguji keseluruhan dan kesempurnaan pengalaman
karir seseorang dalam kehidupan dengan mengguji peran-
peran penting dan bagimana sifat keterlibatan alamiah
tertentu dapat berubah. Contoh;
1) Beberapa orang menganggap penting penting peranan
pekerjaan mereka dan dapat bertukar dari waktu ke waktu
(sebagai seorang anak tidak tertarik bekerja, tetapi orang
Paradigma, Dimensi, dan Problematika Perencanaan Karir 159

