Page 173 - Bimbingan Karir Paradigma, Dimensi, dan Problematika Perencanaan Karir
P. 173
dewasa menganggap pekerjaan adalah pusat pertukaran
hidup)
2) Ada budaya yang telah menghargai pekerjaan sebagai
suatu alat untuk menghidupi salah satu keluarga, sedangkan
kultur lain mempertimbangkan karir sebagai konsep diri
seseorang.
Peran bimbingan dan konseling karir sebagai
pengintegrasi berbagai kemampuan dan kemahiran intelektual
dan keterampilan khusus hingga sampai pada kematangan
karir secara spesifik terumus dalam tujuan bimbingan karir
sebagai berikut:
a. Peserta didik dapat mengenal (mendeskripsikan)
karakteristik diri (minat, nilai, kemampuan, dan
ciriciri kepribadian) yang darinya peserta didik
dapat mengidentifikasi bidang studi dan karir yang
sesuai dengan dirinya,
b. Peserta didik memperoleh pemahaman terntang
berbagai hal terkait dengan dunia (karir-studi) yang
akan dimasukinya seperti tingkat keuasan karir yang
ditawarkan, deskripsi tugas dalam berbagai bidang
pekerjaan, pengeruh perkembangan teknologi
terhadap bidang kerja tertentu, kontribusi yang
dapat diberikan dalam bidang pekerjaan tertentu
pada masyarakat, dan tuntutan kemampuan kerja
dalam bidang-bidang pekerjaan tertentu di masa
depan
c. Peserta didik mampu mengidentifikasi berbagai
bidang pendidikan yag tersedia yang relevan dengan
berbagai bidang pekerjaan. Dengan demikian
peserta didik memperoleh dan dapat menerapkan
pengetahuan dan keterampilan (skill) yang dituntut
oleh peran-peran kerja tertentu,
160 Bimbingan Karir

