Page 83 - Revitalisasi Fasilitas Bimbingan dan Konseling di Sekolah
P. 83
apapun. Atau lebih jelas revitalisasi itu adalah membangkitkan kembali
vitalitas. Jadi, pengertian revitalisasi ini secara umum adalah usaha-
usaha untuk menjadikan sesuatu itu menjadi penting dan perlu sekali
(Dewi, 2011).
Revitalisasi adalah upaya untuk memvitalkan kembali suatu
kawasan atau bagian kota yang dulunya pernah vital/hidup, akan tetapi
kemudian mengalami kemunduran/degradasi. Skala revitalisasi ada
tingkatan makro dan mikro. Proses revitalisasi sebuah kawasan
mencakup perbaikan aspek fisik, aspek ekonomi dan aspek sosial.
Pendekatan revitalisasi harus mampu mengenali dan memanfaatkan
potensi lingkungan (sejarah, makna, keunikan lokasi dan citra tempat)
(Danisworo, 2002).
Dari beberapa pendapat di atas, disimpulkan bahwa revitalisasi
adalah suatu usaha yang dilakukan sebagai upaya untuk
mengembalikan fungsi utama dari yang seharusnya baik secara fisik
maupun nonfisik, baik keseluruhan maupun sebagian untuk dapat
berdaya guna sesuai dengan standar yang diinginkan.
B. Tujuan dan Fungsi Revitalisasi Fasilitas Pelayanan Bimbingan
dan Konseling
1. Tujuan Revitalisasi
a. Menambah gedung baru atau merehabilitasi gedung yang
telah ada sebagai sarana prasarana, seperti ruang kerja
konselor (dan konseling), ruang tamu, ruang TU, ruang
perpustakaan, ruang BK kelompok, dan ruang relaksasi.
76

