Page 86 - Revitalisasi Fasilitas Bimbingan dan Konseling di Sekolah
P. 86

Dalam  konteks  revitalisasi  fasilitas  bimbingan  dan  konseling,
                  sebagai  sebuah  kegiatan  pelayanan  yang  sangat  kompleks  dalam  rangka

                  membantu  mengentaskan  segala  permasalahan  yang  dihadapi  serta
                  dalam  rangka  pengembangan  diri  siswa  di  sekolah,  revitalisasi  fasilitas

                  pelayanan  bimbingan  dan  konseling  dilakukan  melalui  beberapa

                  tahapan,  yaitu:


                  1. Intervensi fisik.

                     Mengingat  citra  pelayanan  bimbingan  dan  konseling  di  sekolah
                  selama  ini  kurang  baik  dan  masih  belum  terstandarnya  fasilitas

                  pelayanan  bimbingan  dan  konseling  sesuai  ketentuan  ABKIN  2007  dan
                  SNPI  2016  serta  Permendikbud  Nomor:  111/2014,  maka  sangat  erat

                  kaitannya  dengan  kondisi  visual,  khususnya  dalam  menarik  perhatian
                  pengunjung  dari  kegiatan  pelayanan  BK,  sehingga  intervensi  fisik  ini

                  perlu  dilakukan.    Intervensi  fisik  mengawali  kegiatan  fisik  revitalisasi

                  dan  dilakukan  secara  bertahap,  meliputi  perbaikan  dan  peningkatan
                  kualitas  dari  kondisi  fisik  bangunan  dan  tata  letak  serta  sistem

                  pengelolaan  ruang  BK  menjadi  penting,  sehingga  intervensi  fisik  pun
                  sudah  semestinya  menjadi  memperhatian.  Perencanaan  fisik  tetap  harus

                  dilandasi   pemikiran   jangka   panjang    dan    akhirnya   memiliki

                  keberfungsian  sosial  bagi  seluruh  komponen  sekolah.  Jika  secara  fisik
                  uang  bimbingan  terpenuhi  secara  terstandar  maka  segala  kegiatan

                  nonfisik  akan  dapat  berjalan  dengan  sesuai  dengan  mekanisme
                  profesionalitas  seorang  konselor  beserta  seluruh  komponen  yang  ada  di

                  sekolah  tersebut.





                                                   79
   81   82   83   84   85   86   87   88   89   90   91