Page 85 - Revitalisasi Fasilitas Bimbingan dan Konseling di Sekolah
P. 85

c.  Tumbuhnya  rasa  kebersamaan  dan  kekeluargaan  diantara
                             pihak  sekolah dengan  masyarakat  pengguna.

                          d.  Bertambahnya     koleksi    buku    perpustakaan     guna
                             memudahkan      bagi   siswa   (klien)   dalam   memenuhi

                             kebutuhan:  baik pribadi,  sosial,  karir dan belajarnya.

                          e.  Terfasilitasinya  guru  dan  siswa  dalam  melakukan  kegiatan
                             pelayanan  bimbingan  dan  konseling  secara  praktis  dan

                             efektif.

                          f.  Meningkatnya  minat  siswa  (klien)  untuk  selalu  datang  ke
                             unit  layanan  bimbingan  dan konseling.

                          g.  Meningkatnya  mutu  profesionalisme  guru  bk  (konselor)
                             dalam  menjalankan  tugasnya.

                          h.  Terciptanya  keefektifan  pelaksanaan  pelayanan  bimbingan
                             dan konseling.

                          i.  Terpeliharanya  interaksi  antara siswa  (klien)  dengan  guru.

                          j.  Berkembangnya  daya  fisik  siswa  (klien)  yang  lebih  aktif
                             dan kreatif  serta tumbuhnya  rasa percaya diri.


                  C. Revitalisasi Fasilitas Pelayanan Bimbingan  dan Konseling.
                     Revitalisasi   bukanlah  sesuatu  yang  hanya  berorientasi  pada

                  penyelesaian  keindahan  fisik  saja,  tetapi  juga  harus  dilengkapi  dengan
                  peningkatan  status  sosial  ekonomi  masyarakatnya  serta  pengenalan

                  budaya  yang  ada  di  lingkungannya.  Dalam  usaha  melaksanakan

                  revitalisasi  perlu  adanya  keterlibatan  seluruh  komponen  masyarakat.
                  Keterlibatan  tersebut  bukan  sekedar  ikut  serta  untuk  mendukung  aspek

                  formalitas  saja,  tapi  memerlukan  adanya  partisipasi  seluruh  komponen
                  masyarakat  secara luas,  sehingga  menjadi  penting.



                                                   78
   80   81   82   83   84   85   86   87   88   89   90