Page 271 - Menelisik Pemikiran Islam
P. 271

41:37)  ataubenda-benda  mati  lainnya  (QS.  4:117).  Juga
            disinggung adanya penyembahan makhluk halus seperti jin
            (QS.  6:101)  atau  tokoh-tokoh  yang  dipertuhan  atau
            dianggap  mempunyai  unsur-unsur  ketuhanan  (QS.  4:171;
            5:116; 6:102; 19:82-92; 16:57; 17:40 dan 37:49).
                 Berkenaan  dengan  penyembahan  berhala,  benda-
            benda    langit   atabenda-benda   mati   lainnya,   atau
            penyembahan     makhluk    halus   ataumanusia    yang
            dipertuhan,  kiranya  dari  segi  keberagamaan  kita  sebagai
            muslim,  bukanlah  persoalan  yang  masih  memerlukan
            perhatian lebih banyak. Masalahnya sangat jelas dan karena
            itu menghindarinya pun sangat mudah. Akan tetapi masalah
            kemusyrikan  tidak  berhenti  sampai  di  situ  saja.  Al-Qur'an
            masih  mengemukakan  hal-hal  lain  yang  berkaitan  dengan
            masalah  kemusyrikan,  yang  lebih  halus  sifatnya,  terutama
            berkaitan  dengan  ciri  kemusyrikan  yang  menempatkan
            adanya  andad  atau saingan  terhadap  Tuhan,  bukan  dalam
            bentuk  penyembahan  melainkan  dalam  bentuk  kecintaan
            (QS. 2:165). Dalam kategori ini bisa dimasukkan juga sikap
            ketaatan  yang  sama  sekali  tanpa  reserve  terhadap  ulama
            (QS.  9:31)  atau sikap fanatisme  golongan,  aliran  atau  juga
            organisasi yang berlebih-lebihan (QS. 23:52-53; 30:31-32).

                 Hal-hal  lain  yang  oleh  al-Qur'an  dijadikan  contoh
            sebagai  saingan  Tuhan  dalam  kaitannya  dengan kecintaan
            kita  adalah  keluarga  dan  kerabat  dekat  kita,  kekayaan,
            usaha  atau  bussiness  kita,  dan  rumah-rumah  mewah  kita
            (QS. 9:24). Selain itu masih ada satu hal lagi yang oleh al-
            Qur'an disebutkan sebagai "sesuatu yang bisa menjadi ilah
            atau  sesembahan  kita,"  yaitu  hawa  nafsu  kita  sendiri
            (QS.25:43).




            264 | Asep Solikin
   266   267   268   269   270   271   272   273   274   275   276