Page 272 - Menelisik Pemikiran Islam
P. 272

Berbagai  bentuk  manifestasi  kemusyrikan  tersebut,
               sebagaimana dikemakakan al-Qur'an, menunjukkan bahwa
               masalah  kemusyrikan  bukanlah  sesuatu  yang  sederhana,
               karena  itu  saha  kita  menjadi  orang  yang  benar-benar
               bertauhid bukanlah masalah yang mudah.
                   Keserakahan Dan Ketidakpedulian Sosial

                   Berangkat   dari   berbagai   bentuk    manifestasi
               kemusyrikan  yang  disebutkan  al-Qur'an  di  atas,  kita  bisa
               sampai  pada  kesimpulan  bahwa  teologi  al-Qur'an  tidak
               sekedar  terbatas  pada  aspek  kepercayaan  saja.  Ia  sangat
               terkait  dengan  hal-hal  yang  sangat  praktis. Kebertauhidan
               tidak hanya menyangkut kepercayaan kita terhadap Tuhan
               Yang  Maha  Esa  tetapi  juga  menyangkut  pandangan  dan
               sikap kita terhadap manusia, benda dan lembaga. Hubungan
               manusia dengan benda, baik pandangan maupun sikapnya,
               mendapat  sorotan  yang  sangat  tajam  dalam  al-Qur'an.
               Khususnya berkaitan dengan kekayaan. Hal ini menarik dan
               perlu untuk dikaji lebih jauh.

                   Suatu  hal  yang  sangat  menggoda  untuk  direnungkan
               adalah,  justru  pada  surat-surat  atau  ayat-ayat  yang
               diwahyukan     di   masa-masa    permulaan    kenabian
               Muhammad  saw  tidak  terdapat  kecaman  terhadap
               penyembahan berhala. Yang ada malah kecaman terhadap
               keserakahan    dan    ketidakpedulian   sosial.   Untuk
               memperjelas  hal  ini  ada  baiknya  bila  lebih  dahulu
               dikemukakan tentang periodisasi turunnya al-Qur'an.
                   Seperti  kita  ketahui  masa  turunnya  al-Qur'an  dibagi
               dalam  dua  priode:  periode  Mekkah  (610-622  M.)  dan
               periode  Madinah  (622-632  M.).  Periode  Mekkah  sendiri
               juga dibagi dalam tiga tahap, tahap Mekkah awal (610-615
               M.),  tahap  Mekkah  pertengahan  (616-617)  dan  tahap

                                             Menelisik Pemikiran Islam | 265
   267   268   269   270   271   272   273   274   275   276   277