Page 304 - Menelisik Pemikiran Islam
P. 304
Ali r.a lalu menangkis pemikiran dan pendapat
Khawarij yang buruk yang. Mereka mengkafirkan
Mu'awiyah dan penduduk Syam. Ali r.a. berkata:
"Demi Allah, sesungguhnya kita memerangi penduduk
Syam bukan karena sebab yang diduga oleh mereka itu
(kaum Khawarij) yang mengkafirkan mereka dan
menganggap mereka telah keluar dari agama Islam.
Kita memerangi mereka hanyalah untuk
mengembalikan mereka kepada jama'ah (artinya:
jama'ah politik) dan mereka tetap saudara kita dalam
agama, dan kiblat kita tetap satu. Sementara itu, yang
terjadi, menurut pendapat kita, adalah: kita berada
dalam kebenaran, sementara mereka berbuat
kesalahan!."[ Al Baqillani, At Tamhid fir Raddi alal
Mulhidah wal Mu'aththilah, war Rafidhah, wal
Khawarij, wal Mu'tazilah, hal. 237-238, tahqiq: Mahmud
Muhammad al Khudhairi, Dr. Muhammad Abdul Hadi
Abu Raidah, cet. Kairo, tahun 1947 M.].
Lebih lanjut, Ali r.a menekankan bahwa sumber-
sumber perselisihan itu adalah "kerancuan-kerancuan
pendapat" yang dihasilkan oleh takwil" saja. Hal itu tidak
mengeluarkan mereka dari persaudaraan Islam. Ali r.a.
berkata:
"Kita telah memerangi saudara kita sesama Islam,
karena adanya kesalahan pendapat, penyimpangan,
kerancuan berpikir, dan ketidaktepatan melakukan
takwil. Jika kita berusaha mencapai suatu solusi, yang
dengannya Allah SWT menyatukan kembali ikatan
persaudaraan kita dan menghilangkan apa yang
menjadi masalah di antara kita, maka hal itu amat kita
inginkan, dan akan kita ambil solusi itu, bukan yang
Menelisik Pemikiran Islam | 297

