Page 32 - Model Pembelajaran Kwu-Kop
P. 32
pengalaman belajar sarat nilai kerja di dunia usaha, karena yang
diajarkan telah dikemas menjadi bahan pelajaran yang sistematis
dan terpadu.
Sedangkan menurut Joice & Weil. (1985: 34), ada beberapa
group model pembelajaran, antara lain:
1. Informationua Processing Model, yang menekankan kepada
pembentukan konsep dan uji hipotesis dengan memperoleh
dan mengatur data dalam pemrosessan informasi untuk
membangun konsep dan rencana pemecahan masalah serta
memusatkan perhatian pada peningkatan kemampuan kreatif
2. Social Model, yang menekankan pada membangun komunitas
belajar untuk membangun kooperatif di kelas guna mendukung
aktifitas belajar yang penuh semangat;
3. Personal Model, yang menekankan pada pengembangan
kepribadian individu dengan asumsi bahwa proses belajar
berawal dari kesadaran individu (ke-diri-an manusia), sehingga
bagaimana penekanan menguatkan kemampuan diri lebih kuat,
kreatif, sensitif, berkualitas dll, dijadikan sebagai dasar
pengembangannya
4. Behavioral Model, yang menekankan pada modifikasi perilaku,
terapi perilaku dan sibernetika yang memodifikasi perilaku
sebagai respon terhadap informasi tentang keberhasilan
sebuah tugas.
Greinert (1994), seorang pakar pendidikan kejuruan dari
Jerman, menyebutkan bahwa terdapat beberapa model dalam
pendidikan kejuruan, yaitu:
1. Model pasar (the market model), dimana model pembelajaran
diarahkan untuk pencapaian kompetensi siswa pada kompetnsi
yang dipersyaratkan oleh pasar kerja langsung
2. Model sekolah (the school model), adalah suatu model dimana
pembelajaran menyajikan ketercapaian berbagai kompetensi
23