Page 13 - Belajar & Pembelajaran
P. 13
2. Ciri-Ciri Belajar dan Pembelajaran
Belajar merupakan tindakan dan perilaku siswa yang kompleks. Sebagai
tindakan, maka belajar hanya dialami oleh siswa sendiri. Siswa adalah penentu
terjadinya atau tidak terjadinya proses belajar. Proses belajar terjadi berkat
siswa memperoleh sesuatu yang ada di lingkungan sekitar. Lingkungan yang
dipelajari oleh siswa berupa keadaan alam, benda-benda, hewan, tumbuh-
tumbuhan, manusia, atau hal-hal yang dijadikan bahan belajar. Tindakan
belajar tentang suatu hal tersebut tampak sebagai perilaku belajar yang
tampak dari luar.
Apakah hal-hal di luar siswa yang menyebabkan belajar juga sukar
ditentukan? Oleh karena itu beberapa ahli mengemukakan pandangan yang
berbeda tentang belajar.
a. Belajar Menurut Pandangan Skinner
Skinner berpandangan bahwa belajar adalah suatu perilaku. Pada saat
orang belajar, maka responsnya menjadi lebih baik. Sebaliknya, bila ia tidak
belajar maka responsnya menurun. Dalam belajar ditemukan adanya hal
berikut:
1) Kesempatan terjadinya peristiwa yang menimbulkan respons pembelajar,
2) Respons si pembelajar, dan
3) Konsekuensi yang bersifat menguatkan respons tersebut. Pemerkuat
terjadi pada stimulus yang menguatkan konsekuensi tersebut. Sebagai
ilustrasi, perilaku respons si pembelajar yang baik diberi hadiah.
Sebaliknya, perilaku respons yang tidak baik diberi teguran dan hukuman.
Guru dapat menyusun program pembelajaran berdasarkan pandangan
Skinner. Pandangan Skinner ini terkenal dengan nama teori Skinner. Dalam
menerapkan teori Skinner, guru perlu memperhatikan dua hal yang penting,
yaitu (i) pemilihan stimulus yang diskriminatif, dan (ii) penggunaan penguatan.
Sebagai ilustrasi, apakah guru akan meminta respons ranah kognitif atau
afektif. Jika yang akan dicapai adalah sekadar "menyebut ibu kota negara
Republik Indonesia adalah Jakarta," tentu saja siswa hanya dilatih menghafal.
Langkah-langkah pembelajaran berdasarkan teori kondisioning operan
sebagai berikut:
1) Kesatu, mempelajari keadaan kelas. Guru mencari dan menemukan
perilaku siswa yang positif atau negatif. Perilaku positif akan diperkuat
dan perilaku negatif di perlemah atau dikurangi.
2) Kedua, membuat daftar penguat positif. Guru mencari perilaku yang lebih
disukai oleh siswa, perilaku yang kena hukuman, dan kegiatan luar sekolah
yang dapat dijadikan penguat.
6 | Belajar dan Pembelajaran