Page 76 - Revitalisasi Fasilitas Bimbingan dan Konseling di Sekolah
P. 76
5
Keadaan Fasilitas Bimbingan Dan Konseling Saat
Ini
Pada bab I telah diuraikan bahwa berbagai permasalahan yang
dihadapi dalam rangka pelaksanaan pelayanan bimbingan dan
konseling tidak hanya dari kualitas tenaga bimbingan dan konseling,
namun dari segi sarana dan prasarana bimbingan dan konseling yang
disiapkan oleh sekolah. Padahal sebagaimana diketahui bahwa ruang
konseling berfungsi sebagai tempat bagi peserta didik mendapatkan
layanan konseling dari konselor berkaitan dengan pengembangan
pribadi, sosial, belajar, dan karir. Sarana dan prasarana sekolah yang
tidak lengkap akan berimbas juga kepada ketidaklengkapan sarana dan
prasarana dalam pelayanan bimbingan dan konseling .
Banyak sekolah yang memiliki sarana dan prasarana BK yang sangat
minim sehingga guru BK kewalahan dalam melaksanakan program
layanan bimbingan konseling disekolah terlebih sarana prasarana dalam
bimbingan konseling yang terbilang memprihatinkan, dengan
kondisinya sudah banyak yang rusak atau tidak bisa dipakai. Bahkan di
beberapa sekolah hanya disediakan sebuah ruangan bimbingan
konseling yang sempit sekaligus berfungsi sebagai gudang OSIS, lokasi
ruangan bimbingan konseling yang berada dibelakang kantin juga dekat
dengan keramaian, sehingga tidak dapat memberikan kenyamanan
suasana dan menjamin privasi peserta didik ketika melakukan proses
konseling (Wunu, 2016). Pendapat lain juga mengatakan bahwa ruangan
BK acap kali hanyalah ruangan-ruangan parasit yang menumpang pada
ruang guru atau ruang tata usaha. Bahkan juga kadang kala gudang-
69

